10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan di Internet, Ini Caranya!!

G+

INTERNET telah mengubah gaya masyarakat, mulai dari cara menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi, melakukan aktivitas sosial, berbelanja, hingga mencari hiburan, semua berubah berkat teknologi ini.

Namun, di balik segala kelebihan yang membuat hidup terasa lebih mudah, internet memiliki sisi gelap yang mengintai para pengguna. Lengah sedikit, Anda bisa menjadi korban.

Maraknya modus penyerangan melalui internet membuat para pengguna dituntut ekstra hati-hati. Demi menjaga keamanan dan kenyamaan ketika sedang berselancar atau menggunakan layanan internet, tidak diperlukan pengetahuan maupun keahlian khusus mengenai kejahatan di dunia maya.

Dalam keterangan tertulisnya, ESET Indonesia mengungkapkan, pengguna awam dapat berinternet dengan nyaman dan aman melalui langkah-langkah sebagai berikut:

1. Melindungi Perangkat

Hal paling mendasar yang dapat dilakukan pengguna perangkat untuk menjaga keamanan adalah dengan menggunakan tiga teknologi murah, yakni aplikasi antivirus, aplikasi anti-spyware dan firewall. Saat ini ada satu hal lagi yang mutlak diperlukan yaitu anti ransomware.

Beberapa perusahaan penyedia jasa keamanan internet telah menyediakan software keamanan yang komprehensif dan pastinya mencakup empat aplikasi tersebut dalam satu paket murah yang mudah digunakan untuk memberikan proteksi menyeluruh terhadap perangkat.

Hindari menggunakan software bajakan, selain ilegal, software semacam ini tidak akan sanggup memberikan perlindungan yang tepat.

2. Update Sistem Operasi, Aplikasi dan Antivirus

Penyerangan melalui internet banyak sekali yang memanfaatkan “celah” pada sistem perangkat Anda. untuk itu, update secara berkala merupakan poin paling penting dan sangat vital bagi pengguna internet.

Beberapa pengembang aplikasi telah menyediakan fitur update berkala secara otomatis untuk menambah kemampuan.

3. Membuat Salinan atau Backup

Backup harus dilakukan secara rutin. Pastikan data salinan disimpan di tempat yang aman. Simpan backup pada eksternal drive dengan kapasitas yang memadai, pastikan tidak terhubung sama sekali dengan komputer lain atau jaringan, karena jika komputer backup terinfeksi dengan jenis ransomware, file backup bisa jadi terenkripsi juga, bahkan jika mereka disimpan di cloud sekalipun.

Jika komputer utama terinfeksi dan Anda memiliki backup di tempat yang aman, maka Anda dengan mudah dapat mengembalikan data yang terinfeksi setelah berhasil membersihkan sistem dari malware. Agar semakin aman, gunakan teknologi enkripsi (secure data) pada enternal drive atau folder yang digunakan.

Sehingga jika terjadi pencurian pada perangkat enternal atau pencurian akses drive, pencuri tidak akan dapat membaca data yang ada.

4. Laporkan Email dan Website Phishing

Salah satu metode yang paling sering digunakan untuk melakukan penipuan adalah trik lama dengan menggunakan situs palsu. Pengguna menerima email dari alamat pengirim yang terlihat familiar dan terpercaya, dengan link yang mengarahkan Anda ke sebuah portal palsu.

Untuk mencegah hal ini terjadi lagi, sangat penting untuk melaporkan situs phishing dari browser yang digunakan, dan juga melaporkannya kepada provider antivirus Anda jika tidak mampu mengenali situs sebagai portal berbahaya.

Jika website phishing meniru situs dari lembaga keuangan, segera hubungi lembaga tersebut sehingga mereka dapat mengambil tindakan cepat untuk menanggulanginya. Melalui cara ini pengguna telah membantu melindungi banyak orang dari bahaya mengunjungi situs palsu.

5. Ubah Password

Ada banyak cara untuk membongkar password, seperti kita tahu teknologi seperti pedang bermata dua yang bisa melibas siapa saja, jadi pastikan pengguna memiliki password yang kuat, mengubahnya secara teratur dan tidak menggunakan password yang sama untuk akun yang berbeda. Ketiga pilar ini akan membantu menjaga kunci identitas digital kita tetap aman dari penjarahan. Password yang kuat terdiri dari paling sedikit 8 karakter dan mengandung unsur huruf besar, huruf kecil, angka dan karakter seperti *, ?, & dsb.

6. Otentikasi Dua Faktor (2FA)

Developer sudah saatnya menggunakan Two Factor Authentication (2FA) dalam mengamankan akses masuk dan saat melakukan proses yang krusial, misalnya saat menyetujui pembayaran.

Meskipun sudah mengimplementasikan beragam teknik untuk melindungi password, masih saja hal ini belum bisa memberikan jaminan menyeluruh. Namun, otentikasi dua faktor, secara signifikan akan meningkatkan tingkat keamanan, jadi manfaatkanlah.

Bagi penggemar media sosial, aktifkan fitur ini. Setiap percobaan akses akan otomatis mengirimkan alert dan membutuhkan authentikasi tambahan melalui SMS atau email yang didaftarkan. Jika penjahat cyber berhasil mencuri password Anda, mereka tidak akan dapat melakukan kerusakan yang signifikan, karena mereka masih perlu memasukkan kode yang dihasilkan oleh lapisan tambahan keamanan ini.

7. Lindungi Identitas Anda  


Jangan membagi informasi sensitif dan data pribadi Anda di internet. Baik itu nomor kartu tanda penduduk (termasuk foto KTP), tanggal lahir, foto-foto pribadi, kegiatan anak dan lain-lain. Facebook yang memiliki jumlah pengguna terbesar di Indonesia memiliki pengaturan privasi beragam dimana pengguna dapat mengatur dengan siapa saja ingin berbagi informasi.

8. Periksa Status Rekening Bank
Periksalah saldo rekening Anda secara rutin, tujuannya untuk mendeteksi penyimpangan atau transaksi yang tidak diketahui.

9. Amankan Chat/SMS
Jangan mudah percaya dengan berita/url yang menyebar via applikasi Chat/SMS. Seperti halnya Email phising, metode serupa digunakan oleh penyebar yang tidak bertanggungjawab. Hindari mengklik berita/tulisan yang tidak ada korelasinya dengan kita. Curigai setiap tawaran melalui short url yang ada, segera hapus tulisan yang dirasa tidak penting dan tidak perlu disebarluaskan kembali.

10. Waspada

Memahami bagaimana cara kerja hoax/phising adalah cara terbaik untuk menghindari jatuh menjadi korban. Berbagi pengetahuan yang kita miliki tersebut akan membantu banyak orang untuk terhindar dari masalah yang sama. Menghentikan menyebarkannya berarti membantu orang lain mendapat kemungkinan terburuk, sama artinya menjaga properti Anda sendiri dan informasi yang tersimpan di komputer Anda.

Melalui tips ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan perangkat dan menciptakan hambatan untuk penjahat cyber. Peningkatan kompleksitas sistem perlindungan keamanan yang dibangun akan memperbesar kemungkinan menghentikan penjahat cyber beraksi.



Sumber : Sindonews.com












 


Loading...
Follow Us :

About Dunia News

Media Online Indonesia
    Blogger Comment
    Facebook Comment
Loading...