Suami FY Cabut Laporan, Istri Yantenglie Tawarkan Cara Kekeluargaan

G+

Jakarta - Suami perempuan berinisial FY mencabut laporan dugaan perzinaan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie bersama FY. Menyambut pencabutan laporan itu, Polda Kalimantan Tengah akan menghentikan proses hukum terhadap Yantenglie. Istri Yantenglie menanggapi.

"Kita sangat menghargai proses hukum, tapi kalau ada jalan untuk diselesaikan secara kekeluargaan, itu lebih baik," kata istri Yantenglie bernama Endang Susilawatie saat berbincang dengan detikcom, Jumat (20/1/2017).

Endang yang juga Wakil Ketua I DPRD Katingan ini justru menyarankan jalan keluar dari perkara ini tanpa harus melewati proses hukum. Dia membuka diri bila suami FY ingin menyelesaikan kasus ini dengan cara kekeluargaan.

Namun Endang juga tak akan memaksa suami FY untuk menyelesaikan perkara dengan cara kekeluargaan. "Itu semua kita serahkan untuk yang bersangkutan," kata Endang.

Skandal perselingkuhan Yantenglie dengan perempuan berinisial FY ini terbongkar dari kecurigaan suami FY, yang merupakan seorang polisi. Suami FY, yang baru pulang bertugas dari Sampit, pada Kamis (5/1) sekitar pukul 00.00 WIB tidak mendapati FY di rumah.

Endang sendiri bisa memaklumi ulah suaminya itu. "Jangan pernah marah dengan suami kita karena seribu kesalahan suami kepada istri maka seorang istri wajib memaafkan seribu satu maaf untuk suami," kata Endang

Surat pencabutan laporan pengaduan dari suami FY itu diterima Polda Kalteng pada Senin (16/1) sore lalu. Pencabutan seperti itu adalah hak dari si pelapor. Kasus perzinaan ini termasuk delik aduan absolut.

"Karena ini aduan absolut, karena memang sudah ada aduan yang dicabut oleh pihak yang dirugikan, jadi nanti kan itu penyidikannya akan dihentikan. Tapi kan itu belum dihentikan sekarang karena permasalahannya berkas perkara sudah kita limpahkan ke kejaksaan tuh, udah tahap 1," kata Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu kepada detikcom, Kamis (19/1/2017). 



Sumber : detik
Follow Us :

About Ambar Syahputra Siregar

    Blogger Comment
    Facebook Comment
Loading...