Terungkap, Tipe Pria yang Bisa Lemahkan Wanita untuk Selingkuh

G+

Dunianews.Net –  Godaan bisa datang dari mana saja. Terkadang, godaan itu bisa hadir dalam sosok seorang pria muda yang tampan dan membuat Anda tergerak untuk mengingkari janji pernikahan untuk sebuah hubungan instan.

Sebuah survei terhadap 11.000 wanita yang dipublikasikan oleh Daily Mail mengungkapkan bahwa kebutuhan seksual menjadi pemicu utama terjadinya perselingkuhan.

Hasil survei menunjukkan, perselingkuhan yang dilakukan oleh pihak wanita biasa terjadi ketika mereka menginjak usia 45 tahunan.

Kemudian, para wanita separuh baya yang terdorong untuk berselingkuh lebih memilih pria dengan usia jauh lebih muda.

“Pernikahanku baik-baik saja, aku masih mencintai suamiku, tetapi aku tidak bertambah muda. Jadi, aku ingin merasakan petualangan seksual bersama pria muda untuk meningkatkan rasa percaya diriku,” ujar salah satu responden.

Selain itu, mayoritas responden mengaku bahwa berhubungan seks dengan pria muda membuat mereka merasa dan tampak lebih muda.
“Aku selalu tersenyum,” imbuh responden lainnya.

Sebanyak 68 persen responden wanita yang telah menikah mendambakan berselingkuh dengan kekasih yang lebih muda.

Usia 34 tahun, menurut hasil survei, merupakan usia pria muda yang tepat untuk para responden wanita separuh baya.

Selain kebutuhan seksual, para responden wanita mengutarakan bahwa pria muda membuat mereka merasa lebih feminin dan semangat.

“Pertanyaannya bukan kenapa mereka menyukai pria muda? Sebab, alasan mereka cukup masuk akal. Pertanyaannya adalah mengapa mereka memilih menikah dengan pria yang jauh lebih tua?,” jelas Maia Mazaurette, penulis hasil survei.

Mazaurette menguraikan bahwa perselingkuhan antara wanita tua dan pria muda tidak berarti pernikahan sang wanita mengalami masalah.

“Wanita lebih pintar dalam membedakan kehidupan dosmetik dan khayalan dengan jarak yang sangat jauh,” pungkasnya.



Sumber : Kompas

Loading...
Follow Us :

About Dunia News

Media Online Indonesia
    Blogger Comment
    Facebook Comment
Loading...