Bom Meledak Dekat Konvoi Jerman

G+

KUNDUZ (DuniaNews) - Sebuah bom mobil meledak di dekat konvoi militer Jerman di wilayah utara Afganistan, Minggu (19/6/2011). Ledakan itu menewaskan tiga warga Afganistan tewas dan membuat salah satu kendaraan militer Jerman itu terbalik. Juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengklaim tanggung jawab atas serangan itu.
Bom itu meledak sekitar pukul 10.00 di tepi jalan yang sibuk di kota Kunduz, tak jauh dari bandara. Tidak ada tentara Jerman yang tewas ataupun terluka, menurut Mayor Tim James, juru bicara pasukan koalisi.
Sebaliknya, tiga warga sipil tewas dan 11 orang terluka akibat peristiwa itu, seperti diungkap kementerian dalam negeri Afganistan.
Serangan itu terjadi setelah hari paling mematikan bagi Afganistan dan pasukan NATO.
Pada Sabtu (18/6/2011), sejumlah orang bersenjata menyerang kantor polisi di Kabul dan menewaskan sembilan orang, termasuk lima warga sipil. Pada hari yang sama, delapan tentara NATO tewas. Empat orang tewas dalam pertempuran di wilayah selatan dan timur Afganistan. Sementara empat lainnya tewas dalam kecelakaan senjata.
Serangan itu berlanjut meskipun Presiden Hamid Karzai mengatakan bahwa telah ada pembicaraan antara Amerika Serikat, Pemerintah Afganistan, dengan utusan Taliban. Meskipun kabar tentang pembicaraan itu muncul dalam beberapa bulan terakhir, yang dikatakan Karzai itu merupakan pernyataan resmi pertama tentang partisipasi AS. Sementara selama ini pihak Taliban menegaskan tidak akan ada negosiasi sampai tentara asing meninggalkan Afganistan.
Hingga kini, Gedung Putih tidak membenarkan ataupun membantah pernyataan Karzai.




Sumber : KOMPAS
Loading...
Follow Us :

About Dunia News

Media Online Indonesia
    Blogger Comment
    Facebook Comment
Loading...