Cara Berolahraga Ringan di Kendaraan Sendiri

G+

JAKARTA - Macet memang sulit untuk dihindari di kota besar. Rasa pegal dan lelah, serta emosi biasanya menyertai ketika terjebak di tengah kemacetan. Baiknya lakukan olahraga ringan agar tubuh tetap fit.

Kemacetan menjadi pemandangan umum pada pagi dan sore hari. Bahkan, meningkatnya volume kendaraan membuat kemacetan bukan hanya terjadi di dua waktu itu. Waktu berjam-jam habis terbuang di jalanan. Tenaga juga terkuras. Kalau sudah begini, rasa lelah dan emosi pun muncul.

Daripada terjebak dalam aura negatif, lebih baik lakukan olahraga ringan di kendaraan. Seperti dituturkan dr Michael Triangto SpKO, sebetulnya tiap orang dapat melakukan mini workout atau olahraga ringan selama perjalanan.

“Dengan begitu, otot-otot yang kaku dapat diregangkan sehingga dapat tetap menjaga fungsi otot itu. Manfaatnya untuk menghilangkan rasa pegal, lelah, dan menyiapkan fisik agar siap beraktivitas begitu sampai tempat tujuan,” sebutnya ketika diwawancarai KORAN SINDO.

Gerakan yang dilakukan cukup sederhana. Langkah pertama, angkat tangan kanan ke depan dengan jari tangan menghadap ke atas. Lalu dengan tangan kiri, tekan jari tangan kanan ke arah belakang, tahan lima detik. Hadapkan jari tangan kanan ke bawah dan tahan lima detik dengan tangan kiri.

Lakukan bergantian tangan kiri, dan ulangi masingmasing dua kali. “Ini berguna untuk meregangkan pergelangan tangan,” ujar Michael. Kemudian untuk peregangan di bahu, putar bahu ke depan tiga kali dan ke belakang juga tiga kali. Sementara, untuk peregangan di punggung, dalam posisi duduk tegak, taruhlah kedua tangan di belakang kepala.

Tahan posisi ini selama lima detik, lalu rileks. Ulangi sebanyak tiga kali. Adapun untuk bagian punggung, bisa meletakkan kedua lengan di pinggang dan busungkan dada. Pada saat dada dibusungkan, perut dikunci. Tegakkan badan dan tahan dalam lima hitungan.

Rileks, lalu ulangi kembali sebanyak tiga kali. Anda juga bisa membawa mini cycle di kendaraan dan mengayuhnya selama perjalanan. Latihan untuk kekuatan otot paha ini bersifat aerobik yang bertujuan meningkatkan denyut jantung selama durasi tertentu. Aerobik bermanfaat dalam meningkatkan aliran oksigen ke otot dan jantung sehingga tubuh menjadi lebih sehat.

“Latihan aerobik tidak ada batasan selama kita masih sanggup melakukannya. Nah mengayuh mini cycle ini kesannya sederhana, tapi kalori yang dibakar akan memberi nilai akumulasi yang cukup tinggi daripada hanya diam. Bayangkan kalau dilakukan selama dua jam,” kata Michael.

Dilanjutkannya, mini cycle fungsinya sama dengan sepeda statis namun lebih praktis. Bisa digunakan ketika menonton televisi, atau sedang mengetik sekalipun dan bisa didapatkan di toko peralatan olahraga. Mengenai gerakan peregangan otot, Michael mengatakan cukup lakukan sehari sekali.

Namun, setiap dibutuhkan, misalnya untuk meregangkan bagian tubuh yang kaku, maka gerakan ini bisa dilakukan. Hanya ia mengingatkan, gerakan yang sudah dijabarkannya ini tidak boleh menimbulkan rasa sakit berlebihan. Sebab, tujuannya untuk sport therapy , yakni meningkatkan derajat kesehatan.

Sementara itu, dikutip dari Healthxchange.sg , berolahraga di kendaraan dapat membantu mengurangi ketegangan pada otot dan sendi yang kaku. “Ketika Anda berputar dan melakukan peregangan, Anda dapat mengurangi rasa kaku atau sakit pada sendi, termasuk ketegangan pada otot,” beber Jennifer Liaw, Senior Principal Physiotherapist, Department of Physiotherapy di Singapore General Hospital (SGH), bagian dari SingHealth group.

Bahkan, olahraga di kendaraan bisa amat berguna bagi mereka yang memiliki masalah di bagian tukang belakang, seperti leher atau pinggang bagian bawah. Terlalu lama menyetir dapat memicu nyeri di bagian tulang belakang.

Sementara terlalu lama memegang setir dan fokus pada jalanan selama perjalanan panjang dapat meningkatkan nyeri di leher. Nah yang perlu diperhatikan, jangan terlalu berlebihan dalam melakukan gerakan peregangan dan berhentilah jika merasakan sakit.

Jika Anda memang sudah memiliki gangguan di bagian leher, dan tulang belakang, maka ada baiknya konsultasi dahulu dengan dokter atau fisioterapis. Jangan lakukan olahraga ini ketika menyetir. Gunakan rem tangan jika tetap ingin meregangkan badan ketika sedang macet.



Sumber : Sindonews.com

Loading...
Follow Us :

About Dunia News

Media Online Indonesia
    Blogger Comment
    Facebook Comment
Loading...