Rizieq: Semut Juga Akan Digiring untuk Laporkan Saya

G+

Jakarta, Dunianews.net - Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab berharap Polri tidak asal menerima laporan dari masyarakat soal dirinya. Menurutnya, jika semua laporan ditindaklanjuti, akan ada kesan kriminalisasi seperti yang terjadi saat ini.

"Kalau setiap persoalan kecil lalu saya dilaporkan di mana-mana, tentu persepsi di masyarakat ada kriminalisasi ulama," kata Rizieq usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1).

Bahkan, kata Rizieq mengandaikan, jika ia menginjak seekor semut, maka akan ada upaya menggiring semut untuk melaporkannya ke polisi.

Baca Juga : Hot News! : Rizieq Tuntut Penjelasan Logo Palu Arit di Rupiah


Jika tindakan hukum pada dirinya terus berlanjut, Rizieq menyebut bakal ada persepsi negatif masyarakat pada polisi.

Rizieq saat ini menghadapi tiga kasus yakni dugaan penistaan agama, penyebaran hinaan dan kebencian yang menyinggung suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), serta penyebaran fitnah logo palu arit yang ditangani Polda Metro Jaya. Satu kasus lainnya ditangani Polda Jawa Barat yakni kasus penghinaan Pancasila.

Rizieq tujuh kali dilaporkan untuk empat kasus tersebut. Pelapor Rizieq di antaranya adalah Solidaritas Merah Putih, Jaringan Muda Anti Fitnah (JIMAF), Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Student Peace Institute, Ketua Umum Partai Nasional Indonesia Marhaenisme Sukmawati Soekarnoputri, dan anggota pertahanan sipil (hansip) Eddy Soetono.

Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membantah ada tindakan kriminalisasi dalam kasus Rizieq.

Menurutnya, kasus ditangani karena ada laporan dari masyarakat.

"Kami tidak kriminalkan, ada laporan masyarakat, kami tindak lanjuti laporannya," kata Argo.

Hari ini Rizieq diperiksa sebagai saksi kasus penyebutan logo palu arit di Polda Metro Jaya. Sebelumnya di Polda Jabar, Rizieq telah lebih dulu memberikan keterangan. Penyidik bahkan segera menggelar perkara untuk menetapkan tersangka.


Sumber : CNN Indonesia
Loading...
Follow Us :

About Dunia News

Media Online Indonesia
    Blogger Comment
    Facebook Comment
Loading...