Sikapi Briptu Norman, Kapolri Tunggu Laporan Kapolda

G+

Jakarta (Dunia News) - Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo belum menyikapi pengunduran diri Briptu Norman Kamaru dari kepolisian. Timur mengaku masih menunggu laporan dari Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo.
"Saya masih menunggu laporan dari Kapolda (Gorontalo) tentang permintaan (pengunduran diri Briptu Norman) ini," kata Timur menjawab pertanyaan wartawan, Senin (19/9/2011), di sela-sela menghadiri Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuanagan Pemerintah Tahun 2011 di Kementerian Keuangan, Jakarta.
Seperti diberitakan sebelumnya, niat Briptu Norman Kamaru mundur dari korps Brimob Polda Gorontalo didukung penuh keluarganya. Kakak pertama Norman, Kaima Kamaru (34), mengungkapkan, Norman mundur karena kecewa dengan insitusi Polri. Norman yang populer lewat aksi kocaknya lypsync "Chaiya-chaiya" di Youtube merasa terkekang.
Saat berbincang dengan Tribunnews, Minggu (18/9/2011) malam, Kaima menuturkan, janji-janji yang telah disampaikan Polri pada saat awal Norman mulai populer dan memikat simpati publik lewat bakatnya itu, yang secara tidak langsung membawa citra positif kepada Polri, tak ditepati. Kala itu, Norman dijanjikan menjadi ikon Polri.
Kini, semua itu tinggallah janji belaka. Perempuan yang akrab dipanggil Leny itu mengatakan, Norman justru merasa terkekang untuk mengembangkan dan mengekspresikan bakat musik dan tari yang dimilikinya. Keluarga juga kecewa mengetahui Norman justru beberapa kali ditangkap dan digelandang Provos kembali ke Gorontalo saat manggung di Jakarta.
"Mana itu janji-janjinya dulu. Katanya kalau weekend diberi waktu, mana itu. Kalau di Jakarta saja ditangkap, sudah seperti apa saja. Kan Norman tidak hanya (manggung) di Gorontalo, tapi juga ada yang di Jakarta," ucap Kaima.
Selain itu, faktor yang membuat Norman terpaksa ingin hengkang sebagai anggota Polri, yakni karena telah terikat kontrak kerja dengan satu label musik di Jakarta, Falcon. Namun, kesulitan menjalankan butir demi butir isi kontrak lantaran terkekang aturan anggota kepolisian.
"Kontraknya sama Falcon, tapi belum sempat dilakukan isi kontraknya, habis sering ditangkap, ditangkap terus," keluhnya (KOMPAS)
Loading...
Follow Us :

About Dunia News

Media Online Indonesia
    Blogger Comment
    Facebook Comment
Loading...